Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DaerahGerakan Ketahanan PanganPOLRITrisula News

Polsubsektor Kanigaran Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

15
×

Polsubsektor Kanigaran Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 07 05 at 10.01.39

PenaTrisula.Com: Probolinggo, 5 Juli 2026 – Polsubsektor Kanigaran, Polres Probolinggo Kota, terus berkomitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan kepada para petani. Salah satunya diwujudkan dengan kegiatan sambang dan monitoring lahan jagung di Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonsari Wetan, Briptu Aldian, dengan menyambangi lahan jagung seluas satu hektare milik Sahri yang tergabung dalam Kelompok Tani Dewi Sri.

WhatsApp Image 2026 07 05 at 10.01.40Selain memantau perkembangan tanaman jagung varietas Jago, petugas juga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus menyerap berbagai kendala yang dihadapi selama masa perawatan.

Kapolsubsektor Kanigaran IPDA Iwan Hardi, S.H., mengatakan kegiatan monitoring rutin merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor ketahanan pangan.

IKLAN PENATRISULA“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani bertujuan memberikan motivasi sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan dengan baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian agar hasil panen dapat optimal,” ujar IPDA Iwan Hardi.

Ia menjelaskan, selain memberikan imbauan kamtibmas, personel juga mengajak para petani untuk terus berkoordinasi apabila menghadapi kendala dalam pengelolaan lahan maupun menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

WhatsApp Image 2026 07 05 at 10.01.40 (1)“Sinergi antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan dapat segera dicarikan solusi bersama,” tambahnya.

Lahan jagung seluas satu hektare tersebut diperkirakan mampu menghasilkan panen sekitar 7 hingga 9 ton. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif serta mendapat respons positif dari masyarakat.

TGR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *